Selasa, 31 Desember 2013

Israel bebaskan 26 tahanan Palestina besok




Seorang sumber dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan mereka akan membebaskan 26 tahanan Palestina besok.
Netanyahu telah menyetujui membebaskan 104 tahan Palestina sebagai bentuk komitmen pembicaraan damai yang digagas oleh Amerika Serikat. PAda 13 Agustus dan 30 Oktober Israel sudah mulai membebaskan para tahanan Palestina.
"Pembebasan tahanan itu akan berlangsung Senin malam setelah penundaan 48 jam bagi keluarga yang ingin mengajukan banding ke Mahkamah Agung," kata sumber itu, seperti dilansir situs asiaone.com, Ahad (29/12).
Sebelumnya Mahkamah Agung Israel menolak semua banding bagi pembebasan tahanan Palestina. Pemerintahan Netanyahu telah memberikan lampu hijau kemarin untuk pelaksanaan pembebasan itu.
"Semua tahanan yang dibebaskan besok sudah menjalani hukuman 19-28 tahun di penjara," kata pernyataan pemerintah Israel.
"Jika mereka yang sudah dibebaskan kembali berbuat kejahatan maka mereka akan dipenjara kembali untuk menjalani sisa masa hukuman," ancam pemerintah Israel.
Rencana pembebasan tahanan Palestina ini dilakukan sebelum kedatangan Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry ke Israel.

Evakuasi truk tangki di Tol JORR selesai, lalu lintas lancar


Truk tangki milik Pertamina terguling di KM 20 Tol Pondok Pinang arah Bintaro. Muatan truk yang membawa bahan bakar minyak (BBM) jenis premium sempat menyulitkan proses evakuasi.

Tapi selalu dilakukan berbagai upaya, akhirnya proses evakuasi selesai dilakukan sekitar pukul 12.15 WIB. Lalu lintas yang sempat ditutup dan memacetkan arteri sekitarnya sudah kembali lancar.

"Evakuasi selesai, lalu lintas arah BSD yang sempat macet maupun sebaliknya sudah normal kembali," kata Galih, petugas Jasa Marga Traffic Center, kepada merdeka.com, Minggu (29/12).

Meski demikian imbas antrean masih sedikit terlihat saat mendekati lokasi bekas kejadian. Tapi tak terlalu berarti.

"Hanya sedikit tersendat jelang lokasi," tambahnya.

Galih tak tahu ke mana truk nahas itu dievakuasi. Termasuk keberadaan sopir dan kernet truk tangki tersebut

Colt Diesel hantam pohon, kernet tewas dengan tangan putus




Satu unit Colt Diesel menghantam pohon di Jalan AH Nasution, Medan, Selasa (24/12). Akibat kejadian ini, kernet kendaraan itu tewas dengan kondisi tangan putus.

Colt Diesel BK 9070 RD dilaporkan melaju kencang dari Padangbulan menuju Titi Kuning. Belum jelas sebabnya, kendaraan itu oleng ke kiri di sekitar Giant. Brak! Semitruk itu menghantam pohon besar yang ada di tepi jalan. Bagian kiri depan kendaraan itu ringsek.

"Setelah tabrakan, kernetnya tewas di tempat. Tangannya putus, bahkan terlempar hingga 3 meter. Tapi sopirnya dibawa petugas Satlantas, guna menjalani pemeriksaan secara intensif," kata Rambe, seorang warga.

Kejadian itu langsung mengundang perhatian warga. Bahkan tim SAR yang dihubungi juga memberikan bantuan di lokasi. Sekitar satu jam beroperasi, mereka berhasil mengevakuasi kernet yang terjepit. Namun laki-laki yang belum diketahui identitasnya itu sudah tidak bernyawa.

Polisi kemudian membawa korban ke RSU Pirngadi Medan. Sementara itu, penyebab pasti tabrakan ini belum jelas, karena petugas masih memeriksa sopir kendaraan nahas itu

21 Kelab malam jadi sarang narkoba, 230 ekstasi disita




Aparat Polresta Pekanbaru, Riau, menduga sebanyak 21 tempat hiburan malam sebagai area peredaran narkoba. Polisi kini tengah membidik para pengedar dan bandar yang masih berkeliaran.

"Ada indikasi 21 tempat hiburan sebagai peredaran narkoba di daerah ini," kata Wakil Kapolresta Pekanbaru Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sugeng Putut Wicaksono di Pekanbaru, Minggu (29/12). Demikian dilansir dari Antara.

Dia mengatakan, pihaknya tidak dapat mencabut perizinan bagi pengelola tempat hiburan malam yang diduga dijadikan sebagai transaksi atau peredaran narkoba karena merupakan wewenang Pemkot Pekanbaru.

Pihaknya hanya dapat menindak pelaku peredaran narkoba di lokasi hiburan malam dan membawa ke meja hijau untuk disidangkan. Pekan lalu, pihaknya mengamankan empat pelaku peredaran narkoba dalam suatu razia aparat terpadu dipimpin bagian narkoba Polresta Pekanbaru.

Menurut dia, bahwa pihaknya fokus terhadap peredaran narkoba dan menindak para pelaku serta mengusut pihak lain yang diduga terlibat.

Demikian pula dalam operasi itu, petugas mengamankan sebanyak 230 butir ekstasi berbagai merek dan dijadikan barang bukti di persidangan.

Sejumlah tempat hiburan malam di Pekanbaru yang diduga sebagai peredaran narkoba itu terletak di Jalan Sudirman, Tuanku Tambusai, Jalan Riau, Harapan Raya dan Jalan Kuantan Raya.

Demikian pula tempat hiburan tersebut berdomisili di Jalan HR Soebrantas Siswanto, Teuku Umar, Siak II, Ahmad Yani, Soekarno-Hatta dan Jalan Arifin Ahmad.

Sebelumnya, pihak Polresta Pekanbaru menurunkan sekitar 600 petugas untuk pengamanan malam pergantian tahun 2013-2014 dibantu aparat Polsek setempat.

Bahkan petugas pengamanan itu siaga pada lokasi yang banyak dikunjungi warga pada acara tersebut termasuk pada ruas jalan utama.

18 Orang tewas di Probolinggo, sopir pick up jadi tersangka



- Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono menegaskan sopir pikap bernama Slamet (alm) telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kecelakaan antara truk gandeng dan pick up yang menewaskan 18 orang di Tongas, Probolinggo, Sabtu (28/12).

"Itulah kesimpulan sementara dari hasil olah TKP yang dipimpin langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Unggung Cahyono bersama petugas Korlantas Polri sejak Sabtu (28/12) malam sampai Minggu (29/12) siang," katanya kepada Antara per telepon dari Surabaya, Minggu.

Ketika dihubungi dalam perjalanan pulang dari Probolinggo ke Surabaya, ia menjelaskan olah TKP yang dipimpin Kapolda Jatim itu melibatkan Ditlantas, Dishub Jatim, dan Labfor Polri Cabang Surabaya.

"Olah TKP itu juga mendapatkan asistensi dari Tim TAA (Traffic Accident Analisys) Korlantas Polri. Hasil sementara dari olah TKP akhirnya disimpulkan bahwa penyebab kecelakaan adalah 'human error' atau faktor manusia yang dilakukan pengemudi pick up," katanya.

Menurut dia, "human error" itu terjadi akibat pengemudi mobil pick up Nopol B-2625-XCU mengemudikan kendaraan dengan sengaja melanggar rambu markah garis panjang utuh (tidak putus-putus) sewaktu mendahului kendaraan yang ada di depannya.

Namun, dalam waktu yang bersamaan ada truk gandeng Nopol P-8568-UL dari arah berlawanan, sehingga kecelakaan pun tidak terhindarkan. Hingga kini, tercatat 18 korban tewas, 13 korban luka berat, dua korban luka ringan, dan kerugian material sekitar Rp150 juta.

"Tersangka memang tewas saat kejadian, tapi polisi tetap melakukan pemberkasan perkara. Kalau pemberkasan sudah selesai, penyidik akan memutuskan bahwa kasus tidak dapat dilanjutkan karena tersangka meninggal dunia, namun berkas yang ada tetap menjadi bahan evaluasi dalam bidang lalu lintas," katanya.

Sebelumnya, petugas kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah Tongas, Agus Sudarsono, menyebutkan ke-18 korban tewas itu meliputi 15 orang tewas di lokasi kejadian dan tiga orang tewas di rumah sakit. "Dua dari 18 korban tewas adalah anak-anak," katanya.

Ke-18 korban tewas adalah Nurhayati (30), Anila (2), Halima (28), Indama (32), Slamet (40) yang merupakan sopir pikap, Luluk Mukkarromah (30), Mbok Bahrom (60), Erma (32), Jumaati (32), Leli (30), Sudarmi (40), Sindro (40), Indah (5), Kasila (40), Soleha (50), Salamah (20), Yayuk (45), dan Kasih (40).

Hingga kini, belasan jenazah korban kecelakaan itu sudah diambil keluarganya dari rumah sakit untuk dimakamkan di kampung halamannya.